Tips Membuat Motion Grafis yang Benar

Tips Membuat Motion Grafis yang Benar. Motion grafis atau banyak juga yang menyebutnya video infografis. Motion grafis merupakan sebuah grafis animasi atau video yang menampilkan kumpulan data secara singkat dan juga jelas melalui cerita ataupun deskripsi.

Untuk membuat motion grafis maka alangkah baiknya memperhatikan langkah-langkah pembuatannya. Langkah-langkah ini akan menjamin video animasi yang Anda buat menjadi terkenal sesuai dengan target audiens.

Berikut ini langkah-langkah penting yang harus Anda ikuti untuk menghasilkan karya motion grafis yang bagus:

Matangkan Konsep Teks Naskah yang Ditulis

Kelugasan dan juga kejelasan menjadi sebuah faktor utama yang harus Anda pertimbangkan ketika menulis naskah. Jumlah kata standar dan yang paling efektif maksimal 65 kata per 30-60 detik. Pembuatan naskah ini diperlukan keterlibatan minimal dua orang.

Untuk bisa membuat cerita yang efektif, maka Anda harus memberikan apa yang ingin mereka capai, pelajari, ingat dan lakukan. Seseorang lainnya juga harus mempertimbangkan bagaimana perasaan audiens setelah mereka menonton video motion grafis yang Anda buat.

Lebih efektif lagi, maka Anda harus membuat teks yang benar-benar lugas. Anda bisa membuat efek teks kinetik dan juga pengisi suara (voice over) yang unik. Kemampuan ini akan membuat pesan dalam video Anda menjadi lebih meyakinkan dan melekat.

Efek teks kinetik ini akan merebut perhatian penuh audiens. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa orang-orang cenderung lebih memperhatikan video animasi ketika mereka harus membaca sebuah alur cerita.

Papan Cerita sebagai Pendukung Kinerja Visual

Fase pembuatan papan cerita atau storyboard ini memadukan naskah dan hasil-hasil visual. Tim desain dan juga produksi menggabungkan ide untuk bisa diterapkan menjadi video motion yang terbaik. Langkah ini sangat penting dilakukan karena kemampuan penulis naskah dan juga desainer itu bersatu padu.

 Melalui storyboard, maka kerangka bisa digambarkan di papan tulis. Kemudian naskah final akan ditinjau dalam tahap ini sebelum benar-benar dimulainya pembuatan video motion grafis. Kemudian, ide-ide tersebut dituangkan dalam sketsa untuk disesuaikan dengan naskah yang terpilih ke dalam proses live motion.

Membuat Proses Grafis dari Storyboard

Warna dan juga ciri khas itu sangat penting dalam pembuatan video motion graphic. Pilihan-pilihan sederhana akan berdampak besar bagi audiens. Warna dan ciri khas ini harus mampu berkomunikasi dengan audiens secara efektif. Setelah menghasilkan sebuah sketsa pada storyboard, maka pembuatan desain pun dimulai.

Seluruh ide dan juga informasi dipertemukan dalam tahap ini yang nantinya akan digunakan pada tahap final. Tahap ini harus benar-benar lengkap dan juga presisi untuk membantu pembuat storyboard dan desainer. Harus Anda ingat, berkas-berkas desain final ini akan digunakan oleh desainer sebagai sebuah finalisasi motion graphic.

Animasi dari Desain yang Final

Ini merupakan sebuah tahapan ketika proses animasi sesungguhnya dimulai. Selama proses, maka seluruh tahapan sudah terbentuk satu sama lainnya. Setiap orang yang terlibat dalam pembuatan video animasi yang sangat baik terhadap apa yang diperlukan.

Ciri khas animasi, waktu, music dan juga efek suara dipadukan ke dalam motion graphic. Pada akhir dari proses ini, maka video animasi akan siap diluncurkan kepada sasaran audiens untuk ditonton.

Mempelajari dan mengetahui berbagai tips pembuatan motion grafis, akan bisa membuat Anda lebih sempurna dalam membuat video animasi. Dengan mengikuti langkah-lankah ini, maka hasil karya motion graphic Anda akan terjamin kualitasnya. Silahkan Anda coba untuk menerapkan tips yang disampaikan diatas.

Read More